JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau disebut Bank BJB berencana untuk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 senilai Rp932,415 miliar.
Masa penawaran obligasi pada 25-27 Maret 2026. Pencatatan obligasi BJBR di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 April 2026.
Mulyana, Direktur Korporasi UMKM BJBR dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi, dikutip Jumat (06/3/2026), menyebutkan, obligasi BJBR tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I BJBR dengan target dana senilai total Rp2 triliun terdiri atas 2 Seri.
Obligasi Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp691,340 miliar memiliki bunga tetap 6,0% per tahun dengan tenor tiga tahun dan seri B senilai Rp241,075 miliar berjangka waktu lima tahun dengan bunga tetap 6,25% per tahun.
Menurut Mulyana, bunga obligasi BJBR akan dibayarkan setiap tiga bulan dimana pembayaran bunga pertama pada 1 Juli 2026.
Sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi, masing-masing pada tanggal 1 April 2029 untuk obligasi seri A dan tanggal 1 April 2031 untuk obligasi seri B.
Mulyana mengatakan, dana dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I BJBR Tahap II Tahun 2026 (Obligasi) ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, seluruhnya akan digunakan untuk penyaluran pembiayaan baru atau pun pembiayaan yang sudah ada baik langsung atau pun tidak langsung atas kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS).










