Sebagai bank berbasis teknologi (tech-based bank) yang tertanam di dalam ekosistem digital Indonesia, Bank Jago mencermati peluang ini.
Maka sejak awal diluncurkan pada 2022, Aplikasi Jago Syariah menyediakan produk dan layanan keuangan digital bagi segmen syariah dengan inovasi dan fitur secanggih Aplikasi Jago konvensional dengan menggunakan prinsip-prinsip syariah, termasuk mengelola keuangan mudah, kolaboratif, dan inovatif serta melakukan berbagai transaksi keuangan dalam satu aplikasi sesuai kebutuhannya.
“Sejak peluncuran Aplikasi Jago Syariah, banyak nasabah yang link Aplikasi Jago Syariah dengan Aplikasi Bibit. Melihat kebutuhan itu, kami ingin memberikan pilihan bagi segmen syariah untuk mengelola keuangan dan berinvestasi secara mudah dan menggunakan prinsip-prinsip syariah,” ujar Waasi.
Sejak 2021 Bank Jago menjalin kolaborasi dengan mitra ekosistem strategis Bibit (Bibit dan Stockbit) untuk menyediakan produk dan layanan keuangan yang saling terkoneksi.
Kolaborasi mendalam antara bank berbasis teknologi dengan agen penjual reksa dana (APERD) dan platform investasi saham online ini memungkinkan nasabah mengelola keuangan dan berinvestasi secara mudah, cepat, dan seamless.
Hingga Juli 2024, jumlah pengguna Aplikasi Bibit dan Stockbit yang terhubung dengan Bank Jago mencapai lebih dari 1,8 juta atau tumbuh lebih dari 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.













