Proses penilaian 8th Indonesia Enterprise Risk Management Award (IERMA) 2026 dilakukan melalui pendekatan secondary data approach, yaitu evaluasi berbasis dokumen dan informasi publik perusahaan seperti annual report, company profile, serta data pendukung lainnya yang relevan, secara komprehensif dengan menitikberatkan pada aspek manajemen risiko dan audit internal.
Pada aspek manajemen risiko, dewan juri mengevaluasi lingkungan internal dan penetapan sasaran (internal environment and objective setting), proses identifikasi risiko, penilaian risiko, tanggapan atau mitigasi risiko, hingga mekanisme pemantauan dan evaluasi yang diterapkan secara berkelanjutan.
Selain itu, turut dinilai kecukupan kualitas dan kuantitas sumber daya yang membawahi fungsi manajemen risiko, termasuk sertifikasi, latar belakang pendidikan, kompetensi, serta pengalaman profesional.
Sementara itu, pada aspek audit dan audit internal, penilaian mencakup independensi departemen audit dalam struktur organisasi serta efektivitas tindak lanjut atas rekomendasi yang disampaikan auditor internal sebagai bagian dari penguatan sistem pengendalian internal.
Pada ajang Iainnya, Bank Jakarta turut memperoleh Indonesia Best CFO Awards 2026 yang diberikan kepada Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, sebagai apresiasi atas kepemimpinan strategis dalam menjaga kesehatan keuangan perseroan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.












