Proses penilaian dilakukan melalui evaluasi kinerja keuangan berdasarkan laporan audited, analisis pertumbuhan dan profitabilitas, efektivitas pengelolaan struktur biaya dan likuiditas, peran CFO dalam mendukung transformasi dan digitalisasi keuangan, serta riset independen dan pendalaman materi oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi industri.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa penguatan manajemen risiko dan kepemimpinan keuangan yang akuntabel merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik serta mendukung agenda transformasi perusahaan secara menyeluruh.
“Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan keterbukaan informasi kepada publik. Ke depan, Bank Jakarta akan terus memperkuat kolaborasi, inovasi, serta disiplin dalam penerapan tata kelola guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Arie.
Melalui capaian ini, Bank Jakarta semakin optimis untuk melanjutkan agenda transformasi secara konsisten, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menghadirkan layanan perbankan yang profesional, inklusif, dan berdaya saing.***












