JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp2.105,8 triliun pada 2025, tumbuh 23,9% YoY. Hal itu dikemukakan Riduan, Direktur Utama BMRI di Jakarta, Kamis (05/2/2026).
Riduan menyampaikan, struktur pendanaan terjaga baik dengan dana murah (CASA) tumbuh 12,6% YoY menjadi Rp1.431,4 triliun sehingga likuiditas BMRI tetap memadai dalam mendukung ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
“Pertumbuhan ini sejalan dengan penguatan ekosistem layanan keuangan BMRI yang semakin terintegrasi. Ini didukung sinergi yang terintegrasi antar kanal digital dan transaksi nasabah yang mampu mengakselerasi penghimpunan dana murah sebagai basis pendanaan yang unggul dan berkelanjutan,” katanya.
Riduan menegaskan, akselerasi layanan digital terus menjadi pengungkit utama pertumbuhan kinerja BMRI sepanjang 2025 melalui penguatan ekosistem layanan keuangan yang terintegrasi. Optimalisasi kanal digital mendorong peningkatan aktivitas transaksi nasabah ritel maupun pelaku usaha, sekaligus memperluas basis layanan bernilai tambah yang berkelanjutan.
Dari sisi nasabah ritel, Livin’ by Mandiri terus menjadi fondasi utama layanan digital BMRI dengan menghadirkan super app yang mengintegrasikan beragam kebutuhan finansial dalam satu ekosistem.














