Guna dapat mewujud penerapan azas resiprokal, menurut Maruarar, empat bank BUMN mesti menyatukan visi dengan mengesampingkan persaing bisnis.
“Ini saya katakan, karena Bank BNI dan Bank Mandiri bersaing dan itu sudah pasti. Ada harapan Himbara mempunyai semangat nasionalisme yang sama dan bisa membuat program kerja yang mendukung penerapan azas kesetaraan itu,” paparnya.
Lebih lanjut Maruarar menegaskan, saat ini Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad juga telah menyepakati kepemilikan asing di perbankan maksimal 40 persen.
“Saat fit and proper test, Pak Muliaman mengaku siap dan berkomitmen 40 persen. Saat ini (kepemilikan asing) 99 persen dan akan menjadi 40 persen,” ujarnya.














