“Tingginya proporsi pembiayaan modal kerja Bank Syariah di Jatim sampai dengan Triwulan I 2014 menunjukkan dua hal. Pertama, masyarakat telah mulai mempercayai perbankan syariah sebagai mitra bisnis. Kedua, peran bank syariah semakin meningkat dalam mendukung ekonomi daerah dengan penyaluran kredit produktif” jelasnya.
Pada kesempatan itu, dilaksanakan pula launching produk MyHalal oleh Direktur PT MyNU Moh Lutfi Handayani selaku pemegang paten merek MyHalal di Indonesia, dengan didampingi Direktur Utama MyHalal Nick Ieronimo asal Australia.
MyHalal adalah merek internasional, yang berpusat di negara Australia dan siap memasarkan produk-produk kreatifitas warga NU ke seluruh penjuru dunia, diantaranya adalah produk entrepreneur NU, seperti seperti kecap, tomat, sambal, saos, beras, serta kopi.
Produk-produk tersebut akan dijual ke 44 negara Muslim di dunia.
“MyHalal itu bukan memasarkan barang, namun memasarkan brand untuk produk berkualitas, berstandar internasional dengan harga terjangkau dan pasti halal. Dengan bekerja sama dengan NU, kami optimis untuk menjadikan produk Indonesia semakin mendunia dengan brand/merk tersebut” katanya.














