JAKARTA, BERITAMONETER.COM – Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Tahun 2026 PT Bank UOB Indonesia (BBIA) TAtahap II tahun 2026 senilai Rp500 miliar ditawarkan kepada investor pada 06 Januari 2026.
Direksi BBIA dalam informasi tambahan rencana penawaran umum obligasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (06/01/2026) mengemukakan, obligasi subordinasi berkelanjutan tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Januari 2026.
Obligasi subordinasi berkelanjutan BBIA ini memiliki tenor tujuh tahun dengan tingkat bunga 6,50% per tahun. Pembayaran bunga obligasi BBIA dilakukan setiap tiga bulan, dimana pembayaran pertama pada 09 April 2026.
Menurut Direksi BBIA, seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi subordinasi ini, setelah dikurangi dengan biaya emisi akan digunakan oleh BBIA untuk meningkatkan penyaluran kredit.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi subordinasi BBIA ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas dan PT UOB Kay Hian Sekuritas Indonesia. Adapun wali amanat obligasi yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).















