“Untuk Jembatan Kali Kuto hari ini atau besok (5/6) akan tersambung pelengkungnya untuk kemudian dipasang alas jembatan. Progresnya 82 %, pada H-2 ditargetkan sudah dapat dilalui. Sehingga sebelum itu kendaraan akan diarahkan Korlantas keluar melalui jalan Pantura Jawa sejauh 500 meter dan masuk kembali ke ruas tol,” kata Menteri Basuki.
Sedangkan untuk Jembatan Kali Kenteng saat ini progresnya 62%. Kementerian PUPR dan pengelola jalan tol telah mempersiapkan jalan alternatif melintasi bagian bawah jembatan.
Dalam rapat tersebut, Menteri Basuki juga menyampaikan bahwa Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga ingin turut serta menyukseskan mudik Lebaran 2018 dengan memberikan diskon tarif tol dengan besaran 10%. Diskon terbagi menjadi beberapa waktu berbeda dan ruas tol berbeda, dengan tujuan agar arus mudik terdistribusi.
Untuk diketahui, pada mudik Lebaran 2018, dengan tarif normal tanpa diskon, pemudik yang dari Jakarta-Surabaya dikenakan biaya sebesar Rp 344.000. Sementara dari Jakarta – Merak sebesar Rp 48.000, Jakarta – Ciawi Rp 6.500, Jakarta – Bandung (Cileunyi) Rp 61.500, dan Jakarta – Semarang Rp 173.000. Sedangkan pemudik dari Surabaya – Malang dikenakan tarif tol Rp 18.000 dan Surabaya – Pasuruan Rp 22.000.













