Penerbangan ID-001 melanjutkan perjalanan (30/ 3) dari Bandar Udara Internasional Al Bateen pukul 22.00 waktu setempat dan tiba (31/ 3) di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL) pada 09.30 waktu setempat (Malaysia Time/ MYT, GMT+8). Kemudian A320CEO Batik Air PK-LZK berangkat dari Kuala Lumpur pada 11.30 waktu setempat dan hari ini sudah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) pukul 12.02 waktu setempat (Western Indonesia Time/ WIB, GMT+7). Pesawat baru disambut langsung oleh tim Batik Air setelah melalui waktu tempuh sekitar 19 jam 40 menit.
Pesawat PK-LZK melengkapi kekuatan dari armada yang saat ini dioperasikan oleh Batik Air, terdiri dari 41 Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi) serta delapan Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi).
“Batik Air mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari kru serta berbagai pihak yang telah membantu memperlancar proses pengiriman pesawat Airbus ke-42. Rencananya, A320 PK-LZK difungsikan untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpang dan barang, memperkuat layanan rute yang sudah ada serta pengembangan jaringan perusahaan seperti pembukaan rute baru. Selain itu kami menilai, pesawat baru mampu menambah tingkat kepercayaan, loyalitas serta kepuasan dari para tamu,” papar Capt. Luthfie,














