Selain itu, sangat tepat apabila karet diperdagangkan di Pasar Fisik BBJ, mengingat lahan produksi Indonesia yang luasnya mencapai 3,4 juta hektare; diikuti Thailand dan Malaysia masing-masing sebesar 2,6 juta hektare dan 1,02 juta hektare, sehingga Indonesia sebagai produsen karet dunia akan memiliki kedaulatan dalam menentukan harga karet dunia.
Perkembangan transaksi perdagangan berjangka komoditas multilateral dari sisi kuantitas sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Namun dari sisi kualitas, terutama proses terjadinya transaksi, masih perlu diperbaiki. Sampai dengan akhir November 2013 tercatat transaksi komoditas primer sebesar 1.171.745 lot yakni 5,26% dari total volume transaksi perdagangan berjangka sebesar 22.242.921 lot. Jumlah ini meningkat 3% dari transaksi pada tahun 2012 yang mencapai 1.136.336 lot.












