JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melaporkan, perseroan menyiapkan dana tunai mencapai Rp19,9 triliun untuk menjamin kebutuhan dana nasabah selama periode libur panjang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Menurut Corporate Secretary BBTN, Ari Kurniaman, dana tunai tersebut disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai menjelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
“Kami proyeksikan total dana tunai yang kami siapkan itu bisa menjamin kebutuhan nasabah selama 14 hari, terhitung dari 21 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021,” kata Ari dalam siaran pers yang dikirim melalui surat elektronik. Jakarta, Selasa (22/12).
Dia memperkirakan, selama masa libur panjang tersebut ada kebutuhan dana kas sebesar Rp1,42 triliun per hari.
Kebutuhan likuiditas ini mencapai 1,35 kali dari maksimal likuiditas Kantor Cabang.
Ari menjelaskan, dari total dana yang disiapkan BBTN ini, sebanyak Rp4,9 triliun dialokasikan untuk mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sekitar Rp14,9 triliun untuk Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu dan Kantor Kas Bank BTN.
Selain itu, lanjut dia, alokasi dana tersebut juga telah melewati kalkulasi peningkatan transaksi digital channel delivery BBTN.
Ari menambahkan, penyediaan dana tunai untuk libur panjang di akhir tahun ini dan awal tahun depan tersebut sudah memperhitungkan pengurangan jumlah hari libur.














