Adapun tujuan dari penambahan fitur IEP, IEV dan Random Closing adalah untuk mengoptimalisasi pembentukan harga pembukaan dan harga penutupan yang lebih wajar pada sesi pre-opening dan sesi pre-closing sesuai dengan kondisi pasar.
Selain itu, bertujuan untuk meredam terjadinya manipulasi pergerakan harga saham yang tajam pada saat sesi pembukaan dan sesi penutupan.
Tujuan lain dari penambahan tiga fitur tersebut, yakni untuk menyempurnakan transparansi pembentukan harga pembukaan dan penutupan kepada para pelaku pasar, meningkatkan likuiditas transaksi pada sesi pembukaan dan penutupan, serta sebagai best practice di Bursa lain.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy mengatakan bahwa Bursa juga melakukan penambahan fitur Market Order untuk memudahkan investor dalam menyampaikan pesanan pada harga pasar.
Dia menyampaikan, Market Order merupakan tipe pesanan agar investor cukup input volume tanpa input harga dan selanjutnya sistem Bursa akan mempertemukan Market Order dengan harga terbaik yang ada di pasar.
Tipe pesanan ini bermanfaat ketika harga bergerak cepat, sehingga dapat meningkatkan kesempatan bagi investor untuk memperoleh Efek yang diminati.















