“UMKM kan supplier-nya. Jadi kami akan fokus pada pendampingan kurasi produk UMKM supaya mereka siap,” kata Teten.
Selain itu, terang Teten, pihaknya pun sudah melakukan komunikasi kepada para imortir untuk mendata produk-produk di kementerian/lembaga agar bisa dialihkan menjadi PDN.
“Kami yakin, hampir semua bisa dibikin di dalam negeri. Itu sangat bagus untuk pertumbuhan UMKM,” ujar Teten.
Menurut Teten, pihaknya dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga akan kembali mengadakan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri di Jakarta pada April 2022.
Business Matching di Nusa Dua Bali pada 22-24 Maret 2022 menghasilkan komitmen pemerintah untuk belanja PDN mencapai Rp214,1 triliun.
Diharapkan pada Business Matching di Jakarta nanti, target belanja pemerintah senilai Rp400 triliun bisa terpenuhi.













