Menurut Mahendra, kondisi yang ditawarkan oleh Perseroan adalah sama dengan para pemegang Sukuk Mudharabah seri A, selain juga Perseroan masih tetap memprioritaskan penggunaan kas untuk modal kerja demi mempercepat langkah penyehatan Perseroan.
Seperti diketahui, manajemen  Perseroan masih tetap membayarkan kewajiban kupon  atau bagi hasil kepada para pemegang obligasi dan sukuk sesuai dengan jadwal dan besaran yang sama.
Mahendra mengatakan, Perseroan berencana melakukan pertemuan berikutnya kepada para pemegang Sukuk pada akhir Januari 2024 mendatang untuk dapat menyamakan pandangan sekaligus mencapai kesepakatan terhadap langkah-langkah penyehatan yang sedang dijalankan oleh Perseroan sehingga dapat didukung oleh semua pihak termasuk para pemegang Sukuk seri A.














