Sementara itu, penjatahan diperkirakan bisa dilakukan pada 14 April 2022 dan pendistribusian saham secara elektronik (Tanggal Emisi) diagendakan pada 18 April 2022, sehingga pencatatan saham di BEI diharapkan bisa terlaksana pada 19 April 2022.
Rencananya, dana hasil IPO—setelah dikurangi biaya-biaya emisi—akan digunakan untuk membeli lahan senilai Rp100 miliar, sedangkan sisanya untuk modal kerja perseroan.














