Lebih lanjut, DPR mendorong agar ada peningkatan investasi Jepang di Indonesia yang untuk periode 2021-2022 nilainya telah mencapai lebih dari US$ 4,3 milyar.
Puan menilai, investasi Jepang masih dapat ditingkatkan mengingat besarnya peluang investasi di Indonesia.
“Saya mengundang investasi Jepang di sektor strategis di Indonesia seperti infrastruktur, energi, transportasi dan industri otomotif. Saya mendukung investasi industri otomotif Jepang guna mendukung elektrifikasi sektor transportasi agar Indonesia menjadi basis produksi kendaraan listrik,” paparnya.
“Saya juga mengharapkan penyelesaian sesuai waktu pembangunan infrastruktur strategis di Indonesia dengan dukungan Jepang untuk pembangunan MRT Jakarta, dan pelabuhan Patimban,” imbuh Puan.
Terkait kerja sama dalam bidang energi, khususnya transisi energi, Puan memberi apresiasi terhadap inisiatif Jepang untuk membangun kerjasama energi di Asia melalui Asia Zero Emission Community (AZEC).
Ia pun mendorong implementasi kerja sama transisi energi melalui investasi di bidang energi terbarukan, antara lain hidrogen, biomassa dan methanol.
“Saya ingin menyampaikan pentingya kerja sama bidang transisi energi melalui teknologi transfer dan dukungan pembiayaan dan guna mendukung Indonesia menurunkan emisinya,” kata Puan.












