JAKARTA-Setelah kemarin mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk (BAUT) akan memulai masa penawaran umum perdana saham (IPO) pada 21 Januari 2022 dengan harga penawaran Rp100 per lembar.
Berdasarkan pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dipublikasi di Jakarta, Kamis (20/1), BAUT telah menetapkan harga penawaran saham senilai Rp100 per lembar.
Harga ini merupakan nilai terendah dari kisaran harga penawaran awal Rp100-Rp110 per saham.
Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan baut dan mur ini menawarkan saham kepada masyarakat sebanyak 1,45 miliar lembar.
Sehingga, melalui aksi korporasi ini perseroan bisa menggalang dana melalui pasar modal sebesar Rp145 miliar.
Berdasarkan Prospektus IPO BAUT, saham banyaknya 1,45 miliar lembar tersebut bernilai nominal Rp10 per saham atau sebesar 30,21 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO.
Manajemen BAUT menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.
Secara bersamaan, BAUT juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,16 miliar Waran Seri I yang menyertai Saham Baru atau sebanyak-banyaknya 34,63 persen dari total saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran IPO.













