Dalam kaitannya dengan tugas BI di bidang stabilitas sistem keuangan, Gubernur BI juga menuturkan komitmen BI untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menjaga sistem keuangan di daerah agar tetap kondusif bagi pembangunan ekonomi.
Caranya dengan melakukan identifikasi dan pemantauan terhadap sumber-sumber kerentanan yang berpotensi menimbulkan risiko dan ketidakseimbangan pada sistem keuangan.
“Tidak ketinggalan, Kami juga akan berkontribusi secara aktif dalam upaya pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah di Provinsi Sulawesi Barat, terutama yang terkait dengan pengembangan sektor-sektor ekonomi unggulan seperti Kakao dan produk turunannya yang bernilai tinggi seperti Cocoa Butter ataupun kosmetik dan makanan jadi.”, tambah Agus.
Gubernur BI juga menekankan bahwa tantangan perekonomian kedepan tidak semakin mudah sehingga diperlukan koordinasi, kerjasama, dan kolaborasi yang efektif diantara para pemangku kepentingan, dimana BI akan turut serta.
“Dengan demikian kehadiran Bank Indonesia membawa manfaat optimal bagi masyarakat Provinsi Sulawesi Barat”, pungkasnya.














