SURABAYA-Bank Indonesia (BI) mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memiliki sertifikasi halal bagi produknya. Adanya sertifikasi halal dapat mendorong pengembangan UMKM, yang pada gilirannya akan berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Untuk itulah, salah satu topik yang diangkat dalam Talkshow Indonesia Shari’a Economy Festival (ISEF) 2018 adalah “Sertifikasi Halal untuk UMKM Indonesia”.
Talkshow menjadi wadah bagi peserta, khususnya dari UMKM, untuk mendapatkan informasi mengenai tata cara atau mekanisme/proses memperoleh sertifikasi halal atas produk yang dihasilkan. Turut hadir dalam talkshow yaitu Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal-Kementerian Agama (BPJPH-Kemenag), Prof. Sukoso, Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Osmena Gunawan, dan Juara 2 Championship Klaster (Klaster Binaan Kantor Perwakilan BI Malang), Luki.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal-Kementerian Agama (BPJPH-Kemenag), Prof. Sukoso menjelaskan UMKM merupakan salah satu sektor yang memberi sumbangan besar terhadap ekonomi Indonesia. Untuk itulah pengembangan UMKM perlu terus didukung, termasuk dalam industri halal, mengingat besarnya potensi pengembangan industri halal di Indonesia.















