TOKYO-Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara menjelaskan perekonomian Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang stabil dan memiliki prospek yang cukup baik. Demikian disampaikan Mirza di hadapan sekitar 170 peserta diskusi di ASEAN-Japan Centre, Tokyo, Jumat (14/10).
Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tokyo bekerjasama dengan ASEAN-Japan Centre di Tokyo Jepang ini mengambil tema “Structural Reform and Monetary Policy in Indonesia”, dan dihadiri oleh analis ekonomi, investor, perwakilan dunia usaha di Jepang, serta perwakilan bank sentral asing yang berada di Tokyo.
Perhatian cukup besar diberikan oleh para peserta antara lain terhadap arah kebijakan moneter BI ke depan, dampak paket deregulasi kebijakan fiskal, termasuk perkembangan tax amnesty, dan prospek dunia usaha di Indonesia.
Sekjen ASEAN-Japan Centre, Masataka Fujita mengatakan bahwa Indonesia memiliki posisi yang sangat signifikan dalam perekonomian di Asia. Namun informasi yang beredar di kalangan investor luar negeri sering tidak memberikan gambaran riil terhadap kondisi perekonomian Indonesia.
Di sisi lain jelasnya, masih terdapat persepsi yang kurang mendukung terhadap kondisi investasi di Indonesia. Karena itu, dia berharap kegiatan ini dapat membuka mata dan wawasan para peserta sehingga dapat memberikan informasi yang komprehensif terhadap kondisi perekonomian Indonesia.














