Dari sisi perkembangan kredit, walaupun saat ini pertumbuhan kredit masih belum optimal, BI optimis di tahun 2017 masih terdapat potensi peningkatan, seiring dengan mulai terjadinya pemulihan harga komoditas.
Menurutnya, sinergi kebijakan pemerintah dan BI telah mendorong optimisme pada perekonomian Indonesia. Hal tersebut terlihat pada inflasi yang diperkirakan terkendali, defisit neraca transaksi berjalan yang aman pada kisaran 2,0%-2,5% di tahun 2016 dan 2,5%-3,0% di tahun 2017, serta keseimbangan fiskal yang dapat dikelola dengan baik oleh pemerintah. “BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi berada dalam kisaran 4,9%-5,3% di tahun 2016, dan pada kisaran 5,1%-5,5% di tahun 2017,” ucapnya.
Dalam diskusi tersebut, tampil pula pembicara lain, yaitu Dr Yuri Sato, yang merupakan Executive Vice President Institute Developing Economies. Dr Yuri Sato merupakan salah satu ahli mengenai Indonesia di Jepang. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan perjalanan transformasi politik dan ekonomi di Indonesia dari periode tahun 1960-an hingga saat ini. Menurutnya telah cukup banyak perubahan positif yang terjadi di Indonesia saat ini, walaupun masih banyak pula tantangan yang dihadapi ke depan.














