JAKARTA-Pemerintah tetap optimis pada triwulan ketiga (September 2017) daya beli masyarakat akan kembali meningkat.
Hal ini seiring dengan pengeluaran gaji ke-13 PNS yang bisa berdampak pada meningkatnya daya beli rumah tangga.
“PDB (pendapatan domestik bruto) sangat ditopang oleh daya beli atau konsumsi masyarakat. Dimana kini sudah terjadi peningkatan daya beli untuk makanan dan minuman,” kata Deputy Direktur Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) Firman Mochar dalam ‘Coffee morning’ bersama Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.
Hadir pula Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, Kepala BPS Kecuk Suharyanto, dan Dirut BEI Tito Sulistyo, anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay (FPAN) dan Wakil Ketua Komisi X DPR FPG Ferdiansyah di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (14/8/2017).
Menurut Firman, PDB yang ditopang daya beli masyarakat tersebut juga terjadi di Amerika, China, India dan negara-negara maju yang lain.
Sehingga, kalau ada investasi sebaiknya untuk peningkatan daya beli masyarakat tersebut.
Selain itu, kata Firman yang perlu dicermati adalah adanya pergeseran kekuatan ekonomi dunia dari Amerika Serikat ke China.
Karena itu ekspor Indonesia Amerika agak melambat, turun. “














