Dia menjelaskan, pada beberapa bulan terakhir, tren inflasi terus melandai, defisit neraca transaksi berjalan terus mengecil dan terjadinya surplus neraca perdagangan. Dimana hal tersebut dinilai akan menjadi alasan BI untuk tidak mengubah kebijakan suku bunganya. “Inflasi melandai, meski nilai tukar Rupiah masih melemah terhadap dollar AS, namun diperkirakan BI Rate akan tetap ditahan oleh Bank Indonesia,” tutup Paul.














