“Program pemberdayaan ini diharapkan dapat membantu ketersediaan pasokan bahan makanan bagi masyarakat,” imbuhnya.
Pencapaian yang dihasilkan eduwisata kampung organik Brenjonk telah menarik minat wisata masyarakat untuk berkunjung. Saat ini, jumlah masyarakat yang berkunjung ke eduwisata tersebut berjumlah rata-rata sekitar 1.000 per tahun, dan telah mendapat penghargaan baik tingkat daerah, nasional maupun internasional.
“Melalui program sosial, Bank Indonesia berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan ekonomi daerah sehingga dapat mendukung peran dan tugas Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter melalui pengendalian inflasi,” pungkasnya.















