Di tengah tingginya kebutuhan uang kartal jelang Idul Fitri, Bank Indonesia juga terus mengingatkan masyarakat untuk mendukung Gerakan Nasional Nontunai (GNNT). Penggunaan nontunai antara lain dapat dilakukan dalam kegiatan mudik masyarakat. Pada ruas tol yang menjadi lalu lintas mudik 2017, semua gardu tol telah menerima pembayaran non tunai melalui uang elektronik. “Dengan penggunaan uang elektronik di gardu tol, perjalanan masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar,” terangnya.
Dalam hal ini, BI terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk perbankan dan jasa marga, agar penyediaan kartu perdana uang elektronik dan top up uang elektronik dapat dilakukan dengan mudah selama masa mudik Idul Fitri. .
Untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, BI juga terus mengoptimalkan sistem pembayaran nontunai, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia yaitu Sistem BI-RTGS dan SKNBI.
BI telah melaksanakan pengujian terhadap seluruh infrastruktur guna memastikan terselenggaranya layanan sistem pembayaran secara aman, lancar dan efisien khususnya apabila terjadi peningkatan volume transaksi pada bulan Ramadan.
BI juga terus berkoordinasi dengan peserta sistem pembayaran, guna memastikan optimalnya kegiatan sistem pembayaran. “Dengan langkah-langkah antisipatif yang dilakukan, BI berharap kegiatan ekonomi masyarakat pada bulan Ramadan dan Idul Fitri 2017 dapat berjalan dengan lancar, aman dan nyaman,” pungkasnya.















