JAKARTA-Anggaran pelantikan anggota DPR/DPD RI periode 2014-2019 sungguh sangat fantastis dan jauh dari efisiensi anggaran. Betapa tidak, acara pelantikan ini menghabiskan biaya Rp 16 miliar lebih.
Besarnya alokasi anggaran pelantikan yang begitu besar mengundang kritik pedas dari para penggiat anti korupsi dan pengamat politik anggaran.
“Saya anggap ini pesta hura-hura anggota dewan yang baru, karena mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit. Pelantikan ini sungguh dasyat, fantastis, mewah dan hanya membuat rakyat menjeri. Masa untuk pelantikan anggota dewan yang baru, pemerintah menghabiskan pajak rakyat sebesar 16.122.970.000 miliar,” ujar Direktur Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi dalam keterangan tertulisnya ke redaksi www.beritamoneter.com di Jakarta, Selasa (2/9).
Menurut Uchok, anggaran sebesar itu terbilang fantastis, mewah, dan hanya membuat rakyat menjerit. Inilah awal dari pembohongan kepada rakyat.
“Masak acara pengambilan sumpah/anji anggota DPR, DPD, MPR pemerintah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 16,1 miliar. Padahal, saat ini rakyat mulai kesusahaan lantaran tidak punya duit karena pemerintah mulai melakukan pembatasan BBM seperti jalan tol,”tegasnya.













