Dia menilai seremonial pelantikan DPR/DPD ini tak ubahnya pesta hura-hura anggota dewan yang baru.
Hal ini mengesankan bahwa, wakil rakyat dan senator ini tidak peka terhadap penderitaan rakyat Indonesia.
“Saya mengucapkan selamat bertugas dan berhura-hura bagi anggota DPR dan DPD yang baru,” lanjutnya.
Ironisnya lagi, pemerintah berdalil pencabutan subsidi BBM agar tidak membebani APBN.
“Tapi kok untuk anggaran pelantikan sampai Rp.16.1 miliar? Pemerintah punya duit, tidak ngeyel mengatakan harus dicabut karena kemahalan, dan juga bisa disediakan dalam APBN tanpa mengucapkan kata-kata defesit,” imbuhnya.
Uchok menambahkan, dengan anggaran sebesar itu bisa dicurigai sebagai ‘suap pertama’ dari eksekutif kepada para legislator baru agar tak banyak protes terhadap kebijakannya. (ELVIS)
Berikut detail anggaran pelantikan anggota DPR/DPD periode 2014-2019
| Item | Alokasi Anggaran | |
| Undangan paket meeting, tiket, taksi, repsentasi, dan uang harian anggota DPR, DPD sebanyak 692 orang | Rp. 10,1 miliar | |
| Honor panitia, secretariat KPU, DPR,DPD, Setneg, Setgab, Polri dan Paspampres | Rp. 1.999.480.000 | |
| Rapat,meeting, dan rapat koordinasi | Rp. 1.080.000.000 | |
| Perlengkapan pelantikan Scroll untuk lanjutkan membaca.
Halaman :
|













