Presiden Jokowi juga mengapresiasi desain UIII yang futuristik dan tata ruang kampusnya yang baik sehingga mendukung harapan UIII sebagai kampus masa depan bagi kajian dan penelitian peradaban Islam.
Ditargetkan kampus yang dibangun pada areal seluas 142 hektar ini akan selesai dalam waktu 4 tahun. Namun tahun depan diharapkan kampus sudah bisa digunakan proses belajar satu-tiga mata kuliah. Adanya UIII juga diharakan bisa mempercepat kesejahteraan umat bagi seluruh masyarakat Indonesia yang mewujudkan negeri yang baldatun thayibatun wa rabbun ghafur.
Sementara itu Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa pada 2017, Kementerian PUPR menganggarkan dana sebesar Rp 40 miliar untuk desain masterplan dan perencanaan teknis UIII.
Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di bagi dalam 3 zona. Untuk zona 1 terdiri dari Gedung Rektorat, Masjid, Perpustakaan, Gedung Fakultas, Infrastruktur Kawasan, Lansekap dan Ruang Terbuka Hijau, Echo Sanctuary Park.
Zona 2 merupakan Kawasan Mahasiswa (pusat kegiatan kemahasiswaan, toko buku, university mall, sarana olahraga), kampus residen (guru besar and dosen, staf, keluarga mahasiswa, & apartemen mahasiswa), bangunan MEP (rehabilitasi bangunan lama).













