Ibadah umrah di 10 hari terakhir ramadan (laylatul qadr) dipastikan mengalami kenaikan signifikan, karena khususnya untuk biaya kamar hotel yang menerapkan harga paket.
“Untuk laylatul qadr ini kamar hotel di sana dihitung paket 10 hari, jadi kami travel menyesuaikan,” ucap Listifa.
Dia menerangkan, untuk biaya perjalanan umrah ramadan, travelnya mematok harga 25 juta per orang untuk bintang tiga sementara bintang limanya dihargai sekitar Rp35 juta berdasarkan kurs dollar hari ini sebesar Rp14 ribu per dolar.
“Kalau umrah reguler (diluar bulan ramadan) bintang tiga kami Rp21 juta, bintang 5, Rp27 juta. Sementara untuk umrah laylatul qadr bintang tiga Rp45 juta dan Rp 70 juta untuk bintang lima jadi tiga kali lipat lebih dibanding biaya umrah di luar bulan ramadan,” cetusnya.
Sebenarnya, melaksanakan ibadah umrah di bulan puasa, jemaah akan sangat diuji lantaran perbedaan cuaca yang sangat panas dan waktu berbuka puasa yang lebih panjang dibanding di Indonesia.
“Tapi suasana ibadah, kekhusuan beribadah sangat-sangat terasa nikmat, apalagi ganjaran pahalanya juga dilipat gandakan. Jadi tidak terasa lelah dan berat melaksanakannya. Makanya banyak jemaah kita semacam ketagihan untuk beribadah puasa di tanah suci,” pungkasnya. (Raja Tama)














