JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Di tengah sorotan atas volatilitas sahamnya, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) mengungkapkan tengah menjajaki sejumlah opsi aksi korporasi sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha.
Langkah tersebut masih berada pada tahap awal, sehingga belum ada keputusan final yang diambil manajemen.
Direktur Utama GPSO, Dionysius Tjokro mengungkapkan, penjajakan tersebut disampaikan sebagai respons atas permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia terkait volatilitas transaksi saham perseroan.
“Perseroan saat ini sedang melakukan penjajakan terhadap beberapa opsi rencana korporasi,” ujar Dionysius dalam keterangannya, Kamis (11/3).
Sebelumnya, GPSO telah menandatangani kesepakatan awal pada 20 Januari 2026 dengan pihak terafiliasi, yakni PT Morita Tjokro Gearindo, PT Tjokro Bersaudara Cikarangindo, dan PT Jaya Indah Casting.
Kesepakatan tersebut terkait rencana pengalihan sejumlah aset dan saham perusahaan dengan nilai transaksi sekitar Rp700 miliar.
Dalam skema awal, GPSO berencana mengakuisisi sejumlah entitas usaha seperti 75 persen saham PT Pulogadung Tempajaya senilai Rp385 miliar, 70 persen saham PT Tjokro Bersaudara Komponenindo sebesar Rp90 miliar, serta 70 persen saham PT Jakarta Marten Logamindo senilai Rp65 miliar.














