Selain menyasar kalangan menengah ke atas, lanjut Nixon, BBTN juga mengincar para pelaku usaha dan professional muda sebagai target pasar Tabungan BTN Investa.
“Kami optimistis mampu menghimpun dana mencapai Rp3 triliun dari tabungan investasi ini,” ungkap Nixon.
Dia menambahkan, untuk mencapai target perolehan dana Rp3 triliun itu BBTN menawarkan keubtungan menarik pada produk barunya.
Tabungan BTN Investa dirancang memiliki bunga yang melebihi bunga tabungan biasa. Bahkan, menurut Nixon, nasabah bisa tetap fleksibel dalam bertransaksi maupun menarik dana kapan saja tanpa ada pinalti.
Lebih lanjut dia menyatakan, nasabah Tabungan BTN Investa juga dapat melakukan pemindahbukuan atau mutasi secara otomatis dengan tabungan transaksional Batara, sehingga nasabah bisa memperoleh poin loyalitas, yakni poin Spekta.
Bagi nasabah baru maupun existing, BBTN menawarkan promo khusus pembukaan tabungan berupa saldo e-wallet, voucher hingga pilihan investasi reksa dana.
Sebagaimana diketahui, per akhir Desember 2020 jumlah DPK yang berhasil dihimpun BBTN mencapai Rp279,14 triliun atau bertumbuh 23,84 persen (year-on-year/yoy) dari Rp225,4 triliun pada periode yang sama di 2019.













