Sementara itu, CEO Muslimarket.com Pramadita Tasmaya mengaku cukup optimis sebagai pendatang baru di bisnis e-commerce dengan produk muslim. Pasalnya, dengan jumlah penduduk muslim Indonesia yang mencapai sekitar 200 juta, tentu menjadi pasar yang sangat menggiurkan. “Jika angka konservatifnya kita bisa ambil 30 persen atau sekitar 60 juta orang yang masuk kategori kelas menengah dapat ditarik ke Muslimmarket.com itu jelas sangat luar biasa. Jadi kita sangat optimis,” tandas dia.
Namun ketika disinggung target penjualan di tahun pertama, dia belum berani mematok angka. “Saat ini kita hanya mau meningkatkan awareness konsumen dulu. Jadi orang tahu ini lah e-commerce Muslimmarket, yang serba muslim dan serba ada,” kata dia.
Konsep yang diusung e-commerce sendiri lebih ke one stop shoping dengan menyediakan 2000 varian produk yang berasal dari 65 vendor. Produknya berupa, fashion and beauty, produk home living, hingga paket umroh dan haji. (TMY)














