Semula pak Kwik menyetujui menyelenggarakan diskusi di Kampus miliknya ” Sekolah Bisnis Kwik Kian Gie”, tetapi kemudian dibatalkan.
Mungkin karena pak Kwik khawatir terkait ” Keamanan, eksistensi Sekolah Bisnis KKG yang didirikannya itu, Pak Kwik kemudian menelpon saya dan berkata dengan lirih: “Mas Sas, maaf yang tadinya ACC untuk rencana Diskusi Publik, masalah Keuangan Negara yang anda usulkan , setelah saya renungkan demi masa depan Sekolah KKG , demi keamanannya, maaf terpaksa kita batalkan ya Mas Sasmito”.
Saya dapat memahami alasan pak Kwik ini. Tetapi the show must go on. Rencana seminar akan jalan terus.
TOR diskusi sudah disusun oleh putra sulung saya Mas Prisma Wardhana Sasmita, SH, Mhum, MM, MKn, CLA, KURATOR.
Agenda besar diskusi ini adalah mengajak masyarakat Indonesia ” Melawan Lupa! “terhadap Mega Skandal Korupsi Kakap :”BLBI-BCA GATE” ratusan trilun yang terjadi pada tahun 2003, di era Rezim Megawati berkuasa.
Secara kasat mata, public melihat konspirasi gelap penjualan Aset BCA senilai Rp117 Triliun saham BCA 51 persen kepada Faralon milik Budi Hartono dan Bambang Hartono, Owner Perusahan Rokok Jarum Kudus dengan hanya dengan harga Rp 5 Triliun saja.
Dan tragisnya di dalam buku BCA tertulis ada Obligasi Rekapitalisasi (OR) Pemerintah Ex BLBI Gate Rp60 Triliun.















