JAKARTA-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatat penyaluran kreditnya tumbuh 14,1% diatas realisasi kredit pada periode yang sama tahun 2013 atau mencapai Rp 267,94 triliun, dengan komposisi sebesar 75,3% dialokasikan untuk sektor Bisnis Banking dan 19,4% untuk sektor Konsumer & Ritel.
Di sisi Bisnis Banking, distribusi kredit BNI mengarah ke 8 sektor unggulan, yaitu sektor Minyak, Gas, dan Pertambangan; Informasi & Telekomunikasi; Kimia; Pertanian; Makanan; Ritel dan Perdagangan Besar; Kelistrikan; dan Sektor Konstruksi. Adapun di sisi Konsumer & Ritel, kredit BNI disalurkan kepada beberapa sektor utama, dimana kucuran untuk Kredit Pemilikan Rumah (BNI Griya) mendapatkan porsi terbesar yaitu 62,8% dari total kredit
Konsumer & Ritel BNI. “Kucuran kredit kami pada tahun 2014 memang diarahkan pada inisiatif BNI untuk menjadi pionir pembiayaan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia atau MP3EI dan meningkatkan ekspansi kredit pada sektor-sektor utama di setiap kawasannya,” ujar Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo saat menyampaikan Paparan Kinerja Keuangan BNI Kuartal III Tahun 2014 kepada media massa dalam acara Paparan Publik dan Konferensi Pers yang juga dihadiri oleh segenap Direksi BNI di Jakarta, Kamis (30/10).














