JAKARTA-PT Bank BNI terus melakukan inovasi layanan perbankan untuk mendongkrak transaksi pembayaran bergerak (mobile payment). “Sudah ada 10 perusahaan asuransi lain yang akan menggunakan BNI m-POS. Tinggal tunggu dongle saja,” kata GM Product Management Division-Consumer & Retail Banking BNI, Dodit Wiweko Probojakti, (27/6).
Seperti diketahui, BNI meneken kerjasama dengan perusahaan asuransi, Equity Life Indonesia sebagai pengguna mobile point of sales (m-POS) BNI. Aplikasi
m-POS adalah sistem mobile payment di ponsel pintar yang terhubung dengan alat baca kartu (dongle). Saat ini, m-POS BNI fokus menggarap pasar asuransi.
Menurut Dodit, BNI membidik target penambahan 600 dongle hingga akhir2014. Karena itu, pada 2015, menargetkan penambahan dongle sekitar 1.000 unit. Sebagai gambaran, investasi satu unit dongle sebesar US$ 50, lebih murah ketimbang alat pembayaran electronic data capture (EDC) yang sebesar US$ 110- US$ 120 per unit. “Pengembangan m-POS menyasar masyarakat di daerah terpencil atau unbanked,” ucapnya
Sementara itu, Country Manager Mastercard, Irni Palar, menilai, transaksi m-POS saat ini sudah dilakukan di sekitar 63 negara dan terbukti efektif menjangkau daerah kecil. Sebagai partner m-POS BNI, Mastercard optimistis, pertumbuhan transaksi bakal kinclong. “Sejak diluncurkan, transaksi m-POS BNI tumbuh 91,6%, terutama melalui merchant yang bersifat individu dan berada di daerah kecil,” tuturnya.











