JAKARTA –PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbkatau BNI mencatat hingga April 2025, total kredit yang disalurkan BNI kepada debitur UKM berorientasi ekspor telah mencapai Rp33,6 triliun, mencakup 39.845 debitur di berbagai sektor strategis.
Sektor-sektor tersebut meliputi manufaktur (Produksi Perikanan, Produk Kayu, Tekstil), perdagangan (Perikanan, Seni Kayu, Kerajinan Tangan), Pertanian, Sumber Daya Alam dan Lainnya.
“UMKM yang tangguh menjadi fondasi penting bagi terciptanya ekonomi yang inklusif dan berdaya saing. BNI berkomitmen mendorong penguatan UMKM melalui pembiayaan yang tepat guna, pelatihan, pendampingan, serta pemanfaatan teknologi digital yang terintegrasi,” ujar Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (11/6).
Ke depan, BNI berkomitmen untuk terus memacu tumbuhnya semangat kewirausahaan lintas generasi.
“Harapannya, lebih banyak wirausaha baru dan unggul yang akan lahir, sehingga memberi kontribusi nyata mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang maju dan sejahtera,” jelasnya disela-se;a peringatan Hari Kewirausahaan Nasional yang digelar di Gedung SMESCO Jakarta, pada Selasa 10 Juni 2025.
BNI turut ambil bagian dalam kegiatan yang bertajuk “Wirausaha Tangguh – UMKM Tumbuh, Indonesia Maju” dan diprakarsai oleh KemenUMKM bersama HIPMI.














