Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo mengatakan, kinerja positif yang dicatatkan oleh BNI Sekuritas didukung oleh upaya transformasi perusahaan agar semakin selaras dengan strategi pertumbuhan berkelanjutan grup BNI.
Selain itu, perbaikan berkelanjutan pada tata kelola perusahaan dan transformasi sumber daya manusia menjadi prioritas kami di tahun ini.
“BNI Sekuritas tetap optimis terhadap pertumbuhan perusahaan seiring dengan proyeksi pasar modal Indonesia pada paruh kedua 2023 yang menunjukkan prospek positif. Kami memiliki misi untuk melangkah bersama Nasabah dalam memperluas bisnis dan kekayaan mereka dengan solusi unggulan, ekosistem Satu BNI, serta talenta handal yang juga didukung oleh tata kelola risiko yang tangguh, teknologi terkini, dan permodalan yang kuat,” katanya.
Agung menyampaikan, pada bulan Juli, BNI Sekuritas berhasil melakukan pendampingan IPO terbesar tahun 2023 yaitu PT Amman Mineral Tbk dengan nilai total transaksi Rp10,7 triliun.
Saat ini, BNI Sekuritas juga mampu melakukan pendampingan beberapa calon emiten, antara lain dari sektor pertambangan, ritel, dan properti, untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan total keseluruhan aset mencapai US$3 miliar, dengan rata-rata aset setiap perusahaan di atas US$200 juta.













