Selain itu, BNI Syariah menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah kepada Masjid Nurussalam Saliyan, santunan dan perlengkapan sekolah kepada anak yatim binaan Yayasan Lazismu Pati, serta pengobatan gratis untuk warga sekitar.
Pembukaan KCP Pati ini merupakan upaya BNI Syariah untuk memaksimalkan pengembangan ekosistem halal. Hal ini sejalan dengan corporate strategy BNI Syariah yaitu Embracing New Opportunities, dimana BNI Syariah siap meraih peluang-peluang baru untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis dan menjadi partner yang lebih baik.
Sambutan positif juga disampaikan oleh Bupati Pati, Haryanto.
“Kami mengapresiasi pembukaan outlet BNI Syariah KCP Pati, diharapkan pembukaan outlet ini bisa memberikan alternatif pilihan masyarakat untuk bertransaksi secara syariah. Dengan hadirnya BNI Syariah di Pati kami berharap dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal daerah dengan bisnis berbasis syariah,” kata Haryanto.
Provinsi Jawa Tengah mempunyai potensi ekonomi yang cukup besar. Hal ini salah satunya ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan III 2019 mencapai 5,66% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 5,21% (yoy).
Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 18,84%. Tingginya pertumbuhan pada kategori tersebut didukung banyaknya bermunculan kedai makan dan minum baru. Selain itu, pada triwulan III 2019 ini banyak diselenggarakan beberapa kegiatan di Jawa Tengah seperti Asean School Games yang mendorong tumbuhnya lapangan usaha akomodasi.














