Lapangan usaha lain yang mengalami pertumbuhan cukup tinggi adalah jasa perusahaan sebesar 13,53% serta informasi dan komunikasi sebesar 11,52%.
Pertumbuhan ekonomi di Pati pada 2018 dikontribusikan oleh industri pengolahan diantaranya bisnis makanan dan minuman. Kemudian dari pertanian, kehutanan dan perikanan serta industri perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor.
Kehadiran BNI Syariah di Kabupaten Pati mempunyai potensi cukup besar karena jumlah penduduk muslimnya mencapai 92% dari jumlah penduduk.
Operasional awal BNI Syariah KC Kudus dibuka pada 12 Agustus 2012 dengan alamat di Jl. A Yani 23 Panjunan Kudus dengan total dua outlet yaitu KCP Jepara dan KCP Pati. BNI Syariah mendapat sambutan positif dari masyarakat kota Kudus dan sekitarnya.
Terbukti sampai September 2019, total aset yang dihimpun BNI Syariah KC Kudus sebesar Rp 355,8 miliar naik 21,2% yoy; DPK sebesar Rp 336,3 miliar naik 21,43% yoy; pembiayaan sebesar Rp 229,9 miliar naik 15% yoy; dan laba bersih sebesar Rp 13,4 miliar naik 25,3% yoy.
BNI Syariah akan terus berinovasi untuk memberikan layanan yang memudahkan transaksi bagi seluruh masyarakat melalui channel ATM dan teller di lebih dari 375 outlet BNI Syariah didukung oleh lebih dari 1.746 Outlet BNI yang melayani pembukaan rekening syariah di seluruh Indonesia.














