“Kami berharap, kedepannya kerjasama ini dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga dapat mensejahterakan umat dan meningkatkan perekonomian,” kata Abdullah Firman Wibowo.
Dengan kerja sama yang ditandatangani pada hari ini, BNI Syariah menyediakan kemudahan pengajuan pembiayaan konsumtif BNI Fleksi iB Hasanah dan produk dan jasa perbankan syariah lain kepada peserta magang yang direkomendasikan oleh LPK Regisa Foundation.
Peserta magang bisa mengajukan pembiayaan konsumtif ke Kantor Cabang Bogor BNI Syariah.
BNI Syariah akan memberikan pembiayaan setelah peserta magang mendapatkan visa dari perusahaan Jepang atau mendapatkan certificate of egibility.
Ketua Umum Asosiasi SOLINDO dan Direktur Utama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Regisa, Syafaat mengatakan potensi bisnis dari pemberangkatan pemuda Indonesia untuk berkarya di Jepang ini cukup besar.
“Tapi rata rata mereka selama ini terkendala masalah pembiayaan,” kata Syafaat.
Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Regisa mengucapkan rasa syukur kerjasama dan kesempatan yang telah bisa terlaksana dengan baik. Diharapkan dengan dukungan BNI Syariah sebagai mitra strategis bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.
Terkait kerjasama dgn LPK Regisa dan kaitannya dengan SOLINDO serta KYODAI, BNI Syariah memperoleh potensi bisnis DPK sebesar Rp330,9 miliar, pembiayaan sebesar Rp77,8 miliar, dan fee based sebesar Rp1,42 miliar pertahunnya.














