Dalam program ini, dilakukan juga pemberian akses permodalan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI Wira Usaha (BWU) serta kredit komersial lainnya.
“BNI akan terus mendorong program-program inovatif. Kami harap kegiatan ini juga merupakan bagian mendorong inklusi keuangan nasional berkelanjutan untuk masyarakat di kawasan sekitar hutan,” sebutnya.
Sejauh ini, BNI JKK telah dilakukan di Kab. Garut (Jawa Barat), Kab. Jember (Jawa Timur), Kab. Rejang Lebong (Bengkulu), dan Kab. Temanggung (Jawa Tengah).
Terbaru program ini telah menambahkan titik baru di Desa Lintong Nihuta, Kab. Humbang Hasundutan, Sumatra Utara.
Putrama menyampaikan bahwa penambahan titik baru BNI JKK ini dilakukan untuk lebih mengangkat cita rasa Kopi Lintong dan meningkatkan bisnis di dalam ekosistemnya.
“BNI akan melakukan business matching antara petani dan UMKM komoditas Kopi Lintong dengan pasar di luar negeri. Harapannya, Kopi Lintong akan menembus pasar ekspor sehingga dapat berkontribusi pada perekonomian daerah setempat,” katanya.














