SERANG-Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Bondan Gunawan menegaskan kontribusi Banten sebagai masyarakat ataupun daerah terhadap pergerakan kebangsaan di nusantara sangat besar. Karena itu, pemerintah Joko Widodo harus melihat kembali Banten sebagai titik sentral dalam pusaran maritim Indonesia. “Mengingat sejarah panjang Banten dan kontribusinya terhadap pergerakan kebangsaan di nusantara, sayalah yang mendorong Mendagri waktu itu Soerjadi Soedirjda untuk membentuk Provinsi Banten. Selain perjuangan kebangsaan, Banten sangat kaya akan berbagai potensi ekonomi termasuk pariwisata, situs bersejarah, pelabuhan dll,” ujar Bondan dalam seminar di Universitas Tirtayasa (Untirta), seperti disampaikan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (7/10).
Seminar yang dipandu oleh Konsultan Komunikasi Politik, AM Putut Prabantoro itu bertajuk “Revolusi Mental Menuju Banten Sejahtera dan Bermartabat” dan diadakan dalam rangka menyambut kedatangan Kapsul Waktu yang bertugas mengumpulkan mimpi masyarakat seluruh Indonesia untuk 70 tahun kedua Kemerdekaan Indonesia. Hadir pula sebagai pembicara antara lain Soleh Hidayat (Rektor Untirta), Rahmat Taufik (Ketua STIE Banten), Ito Prajna Nugroho (Dosen STF Driyarkara) dan Asep Rahmatullah (Ketua DPRD Banten). “Jadi, mereka tidak perlu diajari untuk hidup berbangsa ataupun bermimpi masa depan bangsa,” kata Mensesneg era Presiden Abdurrahman Wahid ini.














