JAKARTA-PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) dan PT Surya Fajar Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi Efek akhirnya menetapkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) TRON senilai Rp180 per saham, sehingga pada aksi korporasi ini dana masyarakat yang bisa dikantongi hanya Rp135 miliar.
Berdasarkan Prospektus IPO TRON yang dipublikasi di Jakarta, Kamis (2/3), harga IPO hanya dipatok Rp180 per saham.
Padahal di fase Penawaran Awal (book building) dibanderol sekitar Rp140-Rp220, sehingga nilai penggalangan dana melalui pasar modal bisa diperoleh maksimal Rp165 miliar.
Dengan ditetapkannya harga IPO senilai Rp180 per saham, maka TRON hanya bisa meraup dana publik maksimal Rp135 miliar.
Sedianya, dana hasil IPO ini akan dimanfaatkan perseroan untuk modal kerja dan belanja modal.
Adapun pelaksanaan penawaran umum saham TRON berlangsung selama kurun 2-6 Maret 2023, sedangkan pendistribusian saham dan waran secara elektronik pada 7 Maret 2023. Manajemen TRON dan Surya Fajar Sekuritas berharap saham calon emiten penyedia solusi sistem informasi berbasis telematika dan IoT ini bisa melantai di BEI pada 8 Maret 2023.
Bersama dengan pelaksanaan IPO, TRON juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 375 juta Waran Seri I.













