Setiap pemegang dua saham baru berhak memperoleh satu waran, sedangkan setiap setiap satu waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham seharga Rp250 per lembar.
Mengacu pada Prospektus, rencananya sebesar 70 persen dari dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk modal kerja, sedangkan sebesar 30 untuk belanja modal.
Sementara itu, dana hasil penerbitan waran juga akan dimanfaatkan sebagai modal kerja.













