Sementara itu, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanis Asadoma mengajak seluruh pihak untuk merespon peningkatan konektivitas yang sudah ada dengan menjaga keberlanjutan ekosistem kepariwisataan, baik secara SDM, alam, maupun budaya.
“Saya yakin, di tahun-tahun mendatang akan ada lagi penerbangan internasional baru yang masuk ke Labuan Bajo. Yang paling penting di sini adalah bagaimana kita menjaga kondusifitas ekosistem kepariwisataan di Labuan Bajo ini, baik alamnya, baik budayanya, manusianya, sehingga semakin banyak yang tertarik untuk berkunjung ke Labuan Bajo,” ujar Wagub NTT tersebut.
Sementara itu, Wakil Presiden Eksekutif Pengembangan Hub Udara & Kargo, Changi Airport Group, Lim Ching Kiat dalam Siaran Pers yang dikeluarkan Jetstar Asia, menyambut baik penerbangan perdana Jetstar Asia ke Labuan Bajo.
“Ini adalah rute langsung pertama Changi ke surga alam ini. Rute baru ini tidak hanya meningkatkan konektivitas Changi ke Indonesia, tetapi juga memperkuat jaringan kami di kawasan ini. Dengan koneksi langsung ke 13 kota di Indonesia yang kini tersedia dari Bandara Changi, wisatawan dapat menjelajahi pesona unik dan keindahan Labuan Bajo dan sekitarnya yang tak tertandingi,” kata Lim Ching Kiat.














