JAKARTA- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menegaskan audit terhadap proyek multiyears Hambalang terus dilakukan, termasuk mengungkap keterlibatan anggota Badan Anggaran DPR yang diduga terkait penentuan anggaran tahun jamak proyek Hambalang.
“Kita sedang melakukan pemeriksaan kepada pihak-pihak yang mengetahui penganggaran dan penentuan jumlah maupun perpindahan dari single budget menjadi multiyears. Ini sudah jalan dan kira-kira 10 orang teman anggota DPR yang kita telusuri,” kata anggota BPK Ali Masykur Musa, di Jakarta, Senin (4/3).
Seperti diketahui, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin mengungkapkan fee proyek Hambalang juga mengalir ke pimpinan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat dan sejumlah anggota Komisi X DPR.
Menurut Ali, audit tahap kedua ini akan menitikberatkan pada dua hal.
“Yang pertama, sampling pemeriksaan pertama itu kan belum menampung semua dari angka seluruh proyek yang ada. Yang kedua, menyangkut kerugian negara berikutnya yang akan diputuskan dari proses pemeriksaan di tahap kedua itu,” imbuhnya.
Ditempat terpisah, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi mengungkapkan, uang yang diterima Direktur Eksekutif FOX Indonesia Choel Mallarangeng ada kaitannya dengan kasus Hambalang. Oleh karena itu, KPK meminta Choel untuk mengembalikannya.















