Potensi luas panen jagung Agustus–Oktober 2025 diperkirakan mencapai 0,60 juta hektare atau mengalami penurunan seluas 0,14 juta hektare (19,34 persen) dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Sementara itu, potensi produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen (JPK KA 14 persen) Agustus-Oktober 2025 diperkirakan sebesar 3,62 juta ton, atau turun sebesar 20,87 persen dibandingkan Agustus-Oktober 2024.













