Realisasi luas panen jagung pada bulan Oktober 2025 mencapai 0,20 juta hektare, turun sekitar 5,06 persen dibandingkan Oktober 2024, sehingga diperkirakan produksi jagung pada Oktober 2025 mencapai 1,24 juta ton jagung pipilan kering kadar air 14 persen (JPK KA 14 persen) atau turun sebesar 7,47 persen dibandingkan Oktober 2024.
Potensi luas panen jagung pada November 2025-Januari 2026 diperkirakan mencapai 0,62 juta hektare atau mengalami kenaikan seluas 0,11 juta hektare (20,91 persen) dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Sementara itu, potensi produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen (JPK KA 14 persen) periode November 2025-Januari 2026 diperkirakan sebesar 3,93 juta ton, atau meningkat sebesar 18,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
”Potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang Januari Desember 2025 diperkirakan sebanyak 16,50 juta ton atau mengalami peningkatan sebanyak 1,36 juta ton (9,00 persen) dibandingkan dengan Januari – Desember 2024,” tutupnya.













