Pada fungsi intermediasi, kredit BRI secara konsolidasi tumbuh sebesar 12,31% menjadi Rp1.521,49 triliun pada akhir tahun 2025. Lonjakan penyaluran kredit ini turut mendongkrak total aset BRI di angka Rp2.135,37 triliun pada akhir periode 2025. Seiring dengan itu, rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) gross meningkat menjadi 3,29% dan NPL net naik menjadi 0,96%.
Sementara itu dana pihak ketiga tercatat sebesar Rp1.466,84 triliun, pada periode akhir tahun 2025. Komposisi CASA mencapai 70,61%. Lantas, likuiditas pun mengetat, dengan rasio loan to deposit ratio (LDR) berada di level 91,96%.














